Senin, 30 Januari 2012

Anji - Karena Aku Dan Dirimu ♬♫♪♩

ku tak pernah bisa jauh darimu

tak pernah bisa, tak pernah mampu

ku selalu memuja kamu dan kamu

dalam hidupku dalam langkahku
karena aku dan dirimu tak bisa dipisahkan
aku lihat semua keindahanmu

ketulusanmu selama ini

ku selalu memuja kamu dan kamu

dalam hidupku dalam langkahku
karena aku dan dirimu tak bisa dipisahkan

dalam hatiku dan hatimu tak bisa dipisahkan, tak bisa dipisahkan

karena aku dan dirimu tak bisa dipisahkan

dalam hatiku dan hatimu tak bisa dipisahkan ooh kita pasti bahagia

Koleksi Anji yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Anji – Karena Aku Dan Dirimu

Sebuah Kata "Terima Kasih"

     Asal usul ungkapan terima kasih agaknya sebagai tanda penghargaan atas jasa orang, untuk mengungkapkan perasaan dengan ucapan, "Terimalah Kasih Sayang" yang disingkat menjadi Terima Kasih. bandingkan dengan kata Selamat Jalan yang berasal dari kata Selamat Jalan dan Good Bye yang berasal dari God Be With You.

Sumber : Masalah Bahasa yang Dapat Kita Atasi Sendiri, 1990: 145

Rabu, 25 Januari 2012

 Peranan Nilai dan Norma Sosial dalam Kehidupan Masyarakat


Secara umum , pelaksanaan nilai dan norma sosial dalam kehidupan masyarakat berjalan dengan lancar dnan dapat dipatuhi oleh angota masyarakat . Hal tersebut dapat terjadi karena nilai dan norma sosial tersebut dapat diterima didalam masyarakat serta dilengkapi dengan sanksi dan mekanisme kontrol sosial oleh angen-agen kontrol sosial tersebut seperti polisi, lembaga keagamaan atau kelompok sosial .
        Dengan menerapkan nilai dan norma sosial dalam kehidupan masyarakat , seseorang anggota masyarakat dapat lebih mudah untuk bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat serta dapat diterima dengan baik dalam kehidupan sosial masyarakat . Apabila seseorang anggota masyarakat melanggar nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat , ia akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati oleh masyarakat . Ketentuan tersebut merupakan sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial .
         Pelaksanaan nilai dan norma sosial dlam masyarakat sangat penting karena nilai dan norma sosial tersebut berperan sebagai pedoman atau patokan perilaku dalam masyarakat dan berperan sebagai alat solidaritas kelompok atau masyarakat .              
         Contoh lainnya : Misalnya , untuk tidak meludah disembarangan tempat dan perbuatan untuk tidak memiliki barang yang bukan miliknya (mencuri) . Artinya , bahwa seseorang dapat menjadikan perbuatan-perbuatan tersebut kedalam tata cara hidupnya . Kemudian kebiasaan dan perbuatan tersebut dijadikan patokan aturan / norma bagi orang lain . Bahkan , mungkin bila dijadikan peraturan atau adat istiadat dalam suatu masyarakat atau bangsa . Dan untuk tidak yang mengikuti atau menerapkan kebiasaan atau pebuatan tersebut , akan diberi sanksi sesuai dengan kesepakatan yang berlaku .

Present Tense and Present continous Tense


11.      Present Tense (waktu sekarang)
Menjelaskan peristiwa, kejadian atau tindakan yang terjadi diwaktu sekarang atau perbuatan yang dilakukan berulang-ulang. The pattern :
 S+tobe(am,is,are)+ V1
Ex        : you walk to school everyday
            He usually carries a suitcase
            I am a chef
            He is in the bus
a.       Special Characteristc
Simple present tense memiliki ciri-ciri khusus, yaitu:
Predikat kalimat dalam bentuk tense ini selalu berupa kata kerja 1 /bare infinitive. Khusus untuk subject terdiri dari orang ketiga tunggal misalnya : Jeremy, cat, he, she, it, etc, kata kerjanya slalu mendapat akhiran huruf es/s/ies
Ex  : tony often plays the piano
      The mayor goes to Jakarta every weekend
      He usually caries a bag
b.      Tanda waktu yang sering digunakan adalah:
Every day, every week, every month, every year, every/each, in the morning, once/twice a day, here/there.
2

2.      Present Continous Tense (waktu berlangsung sekarang)
Menjelaskan peristiwa, perbuatan atau tindakan yang dilakukan sekarang.
S+ tobe(am,is,are) + Present Participle(V-ing)
Ex        : I am cooking in my kitchen now
            He is playing football in front of his house
            The cat is running around my yard
Pengecualian:
Dalam bentuk Present Continous Tense ini tidak semua kata kerjanya menggunakan kata kerja Present Participle, meskipun kalimatnya diucapkan ketika peristiwanya sedang berlangsung.
a.       To Be (am,is,are) yaitu kata kerja bantu yang digunakan untuk membuat kalimat.
Ex  : I am happy today
      He is in the classroom
      I am boss now
      She is friendly
      She is here
      You are handsome
      You are there
      You are in front of the school yard
b.      Tetapi untuk menyatakan sedang seperti contoh kalimat di atas, yaitu dengan menambahkan kata being setelah To Be (am,is,are)
Ex  : I am being happy
            He is being in the kitchen

Selasa, 24 Januari 2012

~ Kesunyian Hatiku ♥

Hendak kemana angin ..
Laut tawar tiada mau tau ..
Tiada orang lain ..
Mengerti yang kumau ..

Hanya Engkau ..
Yang tau semua rasa dilubuk hatiku ..
Tempatku Tersenyum bahagia ..
"Namun...mengapa bukan Dia(?)" ..

Dia,yang dulu temaniku ..
Yang setia iringi langkahku ..
Suka maupun duka ..
Namun...kini dia buatku luka ..

Sayang 1001 sayang ..
Kau hanyalah segumpal awan putih ..
Yang terbang melayang ..
Dilangit nan biru jernih ..

Saat hati diiris sedih ..
Detik.detik nan perih ..
Lampu dihati redup ..
Dan jiwa yang gugup ..

Slalu kupandang indahmu ..
Hati dan mataku tak jemu memandangmu..
Kau hidupkan bayangan semu ..
Seseorang yang slalu KURINDU ..

Terima kasih oh tuhan ..
Kau t'lah ciptakan indahnya awan ..
Awan yang menghiasi kalbuku ..
Selalu pestakan hatiku ..

Awan datang,melayang perlahan ..
Serasa bermimpi nan berangan ..
Dan berbentuk lalu menghilaang ..
Dalam langit biru nan gemilang ..
♥ A W A N ♥

By:_Rizka Fatma Ningrum :)
*maaf kalo kurang bagus dan ga nyambung*

Jumat, 20 Januari 2012

# Batuan Penyusun Perukaan Bumi

GEOGRAFI KELAS X 

# Batuan Penyusun Permukaan Bumi
1. Batuan Sedimen`
Batuan sediment atau sering disebut sedimentary rocks adalah batuan yang terbentuk akibat proses pembatuan atau lithifikasi dari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian tertransportasi dan seterusnya terendapkan. Batuan sediment ini bias digolongkan lagi menjadi beberapa bagian diantaranya batuan sediment klastik, batuan sediment kimia, dan batuan sediment organik. Batuan sediment klastik terbentuk melalui proses pengendapan dari material-material yang mengalami proses transportasi. Besar butir dari batuan sediment klastik bervariasi dari mulai ukuran lempung sampai ukuran bongkah. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoir rocks) atau bisa juga menjadi batuan induk sebagai penghasil hidrokarbon (source rocks). Contohnya batu konglomerat, batu pasir dan batu lempung. Batuan sediment kimia terbentuk melalui proses presipitasi dari larutan. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan pelindung (seal rocks) hidrokarbon dari migrasi. Contohnya anhidrit dan batu garam (salt). Batuan sediment organik terbentuk dari gabungan sisa-sisa makhluk hidup. Batuan ini biasanya menjadi batuan induk (source) atau batuan penyimpan (reservoir). Contohnya adalah batugamping terumbu.
Contoh batuan – batuan Sedimen yaitu :
No.
Gambar Batuan
Nama Batuan
Keterangan
1
Batu Breksi
Breksi memiliki butiran-butiran yang bersifat coarse yang terbentuk dari sementasi fragmen-fragmen yang bersifat kasar dengan ukuran 2 hingga 256 milimeter. Fragmen-fragmen ini bersifat runcing dan menyudut. Fragmen-fragmen dari Breksi biasanya merupakan fragmen yang terkumpul pada bagian dasar lereng yang mengalami sedimentasi, selain itu fragmen juga dapat berasal dari hasil longsoran yang mengalami litifikasi.
Komposisi dari breksi terdiri dari sejenis atau campuran dari rijang, kuarsa, granit, kuarsit, batu gamping, dan lain-lain.
2

Batu Konglomerat
Konglomerat hampir sama dengan breksi, Pada konglomerat, terjadi proses transport pada material-material penyusunnya yang mengakibatkan fragmen-fragmennya memiliki bentuk yang membulat.

3
Sandstone / Batu Pasir
Sandstone atau batu pasir terbentuk dari sementasi dari butiran-butiran pasir yang terbawa oleh aliran sungai, angin, dan ombak dan akhirnya terakumulasi pada suatu tempat. Ukuran butiran dari batu pasir ini 1/16 hingga 2 milimeter. Komposisi batuannya bervariasi, tersusun terutama dari kuarsa, feldspar atau pecahan dari batuan, misalnya basalt, riolit, sabak, serta sedikit klorit dan bijih besi
4
Batubara
Coal atau batu bara adalah batuan sedimen yang terbentuk dari kompaksi material yang berasal dari tumbuhan, baik berupa akar, batang, maupun daun. Teksturnya amorf, berlapis, dan tebal. Komposisinya berupa humus dan karbon. Warna biasanya coklat kehitaman dan pecahannya bersifat prismatik.
Batu bara terbentuk pada rawa-rawa pada daerah beriklim tropis yang airnya mengandung sedikit oksigen. Bagian dari tumbuhan jatuh dan mengendap di dasar rawa semakin lama semakin bertambah dan terakumulasi. Material tersebut lama-kelamaan terkubur oleh material di atasnya sehingga tekanannya bertambah dan air keluar, dan kemudian mengalami kompaksi menjadi batu-bara.

5
Shale
Shale adalah batuan sedimen yang memiliki tekstur yang halus dengan ukuran butir 1/16 hingga 1/256 milimeter. Komposisi mineralnya umumnya tersusun dari mineral-mineral lempung, kuarsa, opal, kalsedon, klorit, dan bijih besi. Shale dibedakan menjadi dua tipe batuan, yaitu batu lanau dan batu lempung atau serpih. Batu lanau memiliki butiran yang berukuran anara batu pasir dan batu serpih, sedangkan batu lempung memiliki chiri khas mudah membelah dan bila dipanasi menjadi plastis.

6
Limestone
Limestone atau batu gamping adalah batuan sedimen yang memiliki komposisi mineral utama dari kalsit (CaCO3). Teksturnya bervariasi antara rapat, afanitis, berbutir kasar, kristalin atau oolit. Batu gamping dapat terbentuk baik karena hasil dari proses organisme atau karena proses anorganik

7
Saltstone
Saltstone terdiri dari mineral halite (NaCl) yang terbentuk karena adanya penguapan yang biasanya terjadi pada air laut. Tekstur dari batuan ini berbentuk kristalin.

8
Gipsum
Gipsum tersusun atas mineral gipsum (CaSO4.H2O). Sama seperti dengan Saltstone, batuan ini terbentuk karena kandungan uap air yang ada menguap. Tekstur dari batuan ini juga berupa kristalin.


2.Batuan Beku
Batuan beku atau sering disebut igneous rocks adalah batuan yang terbentuk dari satu atau beberapa mineral dan terbentuk akibat pembekuan dari magma. Berdasarkan teksturnya batuan beku ini bisa dibedakan lagi menjadi batuan beku plutonik dan vulkanik. Perbedaan antara keduanya bisa dilihat dari besar mineral penyusun batuannya. Batuan beku plutonik umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang relatif lebih lambat sehingga mineral-mineral penyusunnya relatif besar. Contoh batuan beku plutonik ini seperti gabro, diorite, dan granit (yang sering dijadikan hiasan rumah). Sedangkan batuan beku vulkanik umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang sangat cepat (misalnya akibat letusan gunung api) sehingga mineral penyusunnya lebih kecil. Contohnya adalah basalt, andesit (yang sering dijadikan pondasi rumah), dan dacite
Contoh batuan – batuan Beku, yaitu :
No.
Gambar
Nama Batuan
Keterangan
1

Gabbro
Batuan Gabbro berwarna gelap, mempunyai bentuk ukuran butir serabut dari proses intrusive dan merupakan batuan beku akibat proses plutonic seperti granit, hanya saja batuan gabbro mempunyai kandungan silica yang lebih rendah dan tidak mengandung mineral kuarsa, alkali feldspar dan hanya mengandung mineral plagioklas yang sering dijumpai berwarna gelap dengan kandungan kalsium yang tinggi. Mineral mineral gelap lainnya yang sering terdapat pada batuan ini adalah amphibole, pyroxene dan kadang kadang juga biotite, olivine, magnetite, ilmenite dan apatite. Proses erupsi yang dialami gabbro sama seperti dengan yang dialami batuan Basalt

2




Diorite
Diorite adalah batuan beku plutonik, yaitu batuan antara granite dan gabbro. Batuan ini mengandung sedikit Kalsium (soda) plagioklas feldspar, mineral berwarna terang, dan hornblende berwarna hitam. Tidak seperti granit, batuan diorite tidak mengandung mineral kuarsa atau sangat sedikit, dan juga tidak seperti gabbro, diorite mempunyai warna yang lebih terang dan mengandung soda, tidak mengandung kalsit plagioklas. Apabila batuan diorite ini dihasilkan dari letusan gunung api maka akan terjadi pendinginan menjadi lava andesite.
3
Granit
Batu granit memiliki warna yang terang, bertekstur kasar dengan susunan mineral acak. Granit memiliki kilau yang bagus dan tahan cuaca serta hujan asam. Granit adalah jenis batuan intrusif, felsik, igneus yang umum dan banyak ditemukan. Granit kebanyakan besar, keras dan kuat, dan banyak digunakan sebagai batuan untuk konstruksi bangunan. Kepadatan rata-rata granit adalah 2,75 gr/cm³ dengan jangkauan antara 1,74 dan 2,80.
4

Basalt
Batuan basalt berwarna gelap, berat, kaya akan besi dan sedikit akan kandungan mineral silika batuan vulkanik, yang biasanya membentuk lempeng samudera di dunia. Mempunyai ukuran butir yang sangat baik sehingga kehadiran mineral mineral tidak terlihat. Mineral-mineral ini hanya dapat terlihat pada jenis batuan basalt yang berukuran butir kuarsa, yaitu jenis dari batuan basalt yang bernama gabbro.
5
Andesite
Batu Andesite adalah batuan beku yang mempunyai kandungan silica lebih tinggi dibandingkan dengan batuan basalt, dan mempunyai kandungan silika lebih rendah dibandingkan dengan batuan rhyolite atau felsite. Secara umum mempunyai warna yang menandakan dengan baik akan kandungan silika dari lava, dengan kandungan basalt yang terlihat gelap dan kandungan felsitenya terang. Jenis batuan Andesite ini berbentuk kristalin.





3.Batuan Metamorf
Batuan metamorf atau batuan malihan adalah batuan yang terbentuk akibat proses perubahan temperature dan/atau tekanan dari batuan yang telah ada sebelumnya. Akibat bertambahnya temperature dan/atau tekanan, batuan sebelumnya akan berubah tektur dan strukturnya sehingga membentuk batuan baru dengan tekstur dan struktur yang baru pula.
Contoh batuan – batuan Metamorf yaitu :
No.
Gambar
Nama Batuan
Keterangan
1
Batu Marmer
Marmer atau disebut juga batu pualam merupakan batu gamping yang mengalami proses malihan. Proses ini terjadi karena adanya tekanan dan suhu yang sangat tinggi, sehingga tekstur batuan asal seperti tekstur sedimen dan biologi menghilang dan membentuk tekstur batuan yang baru (proses rekristalisasi).
2

Slate
Slate terbentuk oleh batuan dasar yang berupa Batu Lempung yang mengalami kontak metamorfosa sebagai akibat proses intrusi dari batuan beku dan membentuk Batu slate.
3


Filit
Suatu batuan metamorphic berbutir halus yang terbentuk pada temperature dan tekanan lebih tinggi disbandingkan dengan slate, tetapi pada temperatur dan tekanan yang lebih rendah dibanding dengan sekis. sering mempunyai suatu permukaan yang berkerut,  terdapat sedikit lipatan karena berhubungan dengan perpecahan yang pre-existing, dan merupakan karakteristik suatu kemilau kehijau-hijauan dalam kaitannya dengan kehadiran lapisan tipis dari mika dan khlorit dalam jumlah yang berlimpah-limpah.
4
Genis
Batuan yang berada pada tingkatan yang tinggi dari metamorphism regional diantara semua batuan preformed . Mineral membentuk suatu penjajaran mineral sebagai hasil dari temperatur dan tekanan yang tinggi. Batu genis (kasar berbentuk granit) boleh juga disebut sebagai batuan meta-sediments atau batuan meta-igneous, dan terjadi bersama-sama migmatites dan granit. Batu gneiss memiliki komposisi sebagian besar berasal dari lantai samudra bagian bawah


Rizka Fatma Ningrum
X - 5
SMAN. 1 KAB.TANGERANG