Senin, 02 Desember 2013

Dia Tak Selamanya Indah

Angin malam berhembus membisikkan sesuatu tentangnya. Membangunkanku dari kehampaan ini. Aku memilikinya namun tak berarti aku memiliki kebahagiaannya. Ia dapat mengerti keadaanku, tapi tidak berarti ia mengerti perasaanku.
Aku membutuhkan seseorang yang dapat memberiku saran dikala aku terjatuh. Orang yang dapat mengajakku kembali bangkit dari jurang kelam. Orang yang mampu mengendalikan emosinya tanpa menyakiti perasaanku.
Dia tak sepenuhnya sempurna seperti yang aku bayangkan. Dia tak selalu ada saat aku membutuhkannya. Dia tak selalu hadir saat aku menjerit. Dia tak selalu dapat mendengar aungan kesakitanku. Benakku telah penat.
Terkadang, aku harus bangun sendiri untuk melanjutkan langkah seribuku menghirup polusi hati ini. Namun aku percaya Allah melihatku, menuntunku untuk selalu maju melangkah, membangkitkan jiwaku yang sudah letih dan menguatkan kesabaran ini.
Berjanjilah kau bisa merubah sifat kekanakanmu itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar